Kenapa Harus Umrah Sekarang?

Picture of Author
Author

ayoumrah.com

Setiap muslim hampir pasti punya keinginan untuk mengunjungi Baitullah. Melihat Ka’bah dengan mata kepala sendiri, berdiri di depan Multazam, shalat di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi…

Namun di saat yang sama, banyak dari kita berkata dalam hati:
“Nanti saja kalau rezeki sudah lebih longgar.”
“Nanti kalau anak-anak sudah besar.”
“Nanti kalau usaha sudah stabil.”

Pertanyaannya: apakah kita benar-benar tahu kapan “nanti” itu akan datang?

Umrah Bukan Sekadar Perjalanan, Tapi Undangan Menjadi Tamu Allah

Umrah bukan sekadar wisata religi.
Umrah adalah momen ketika Anda menjadi tamu di rumah Allah, memohon ampunan, menumpahkan doa, dan memperbarui hati yang mungkin lelah dengan urusan dunia.

Banyak orang merasakan, setelah umrah:

  • Hatinya lebih tenang
  • Ibadahnya lebih terjaga
  • Cara pandang terhadap hidup berubah

Secara duniawi, mungkin tidak ada yang “langsung” terlihat.
Tapi secara batin, umrah sering kali jadi titik balik seorang hamba.

Umur, Kesehatan, dan Kesempatan Tidak Ada yang Menjamin

Menunda umrah sering terasa wajar, karena kita merasa hidup akan terus berjalan seperti sekarang.
Padahal:

  • Kesehatan bisa menurun sewaktu-waktu
  • Kesibukan cenderung bertambah, bukan berkurang
  • Situasi dunia (aturan visa, tiket, politik, keamanan) bisa berubah kapan saja

Berapa banyak orang yang berkata:
“Dulu saya kuat berjalan jauh, tapi waktu itu saya tunda. Sekarang ingin berangkat, tapi lutut sudah tak sekuat dulu.”

Jika hari ini Allah masih memberikan kesempatan, kesehatan, dan sedikit kelonggaran rezeki, bukankah itu sudah cukup menjadi alasan untuk paling tidak mulai bergerak?

Banyak yang Mengira Umrah Hanya untuk yang Hartanya Berlimpah

Salah satu alasan paling sering untuk menunda umrah adalah: “Belum cukup uang.”

Padahal, kenyataannya:

  • Ada banyak kelas dan variasi paket umrah dengan range harga berbeda
  • Kita bisa mulai menabung sedikit demi sedikit secara terencana
  • Ada pilihan berangkat dari kota yang berbeda, durasi yang berbeda, maskapai yang berbeda

Di ayoumrah.com, kami ingin membantu Anda:

  • Memahami komponen biaya umrah
  • Menghitung estimasi sesuai budget Anda
  • Merencanakan tabungan umrah yang realistis

Sehingga kalimat:
“Saya tidak mampu umrah”
bisa perlahan berubah menjadi:
“Insyaa Allah, kalau saya atur baik-baik, saya bisa siapkan dana umrah dalam beberapa tahun ke depan.”

Umrah Saat Masih Kuat: Ibadah Lebih Maksimal

Tawaf dan sa’i membutuhkan tenaga.
Berdesakan di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi juga butuh fisik yang siap.

Semakin muda dan sehat Anda saat berangkat:

  • Semakin ringan menjalankan rangkaian ibadah
  • Lebih leluasa memperbanyak tawaf sunnah, shalat di masjid, dan doa
  • Lebih siap mengurus orang lain (pasangan, orang tua, anak) kalau berangkat bersama

Banyak yang berkata setelah umrah:
“Andai saya berangkat beberapa tahun lebih awal, mungkin saya bisa melakukan lebih banyak ibadah di sana.”

Kalau Belum Siap Berangkat Tahun Ini, Bukan Berarti Diam Saja

Tidak semua orang bisa langsung daftar paket umrah tahun ini, dan itu tidak apa-apa.
Yang penting, jangan berhenti pada keinginan tanpa langkah.

Beberapa langkah kecil yang bisa Anda mulai hari ini:

  • Belajar ilmunya dulu – pahami tata cara umrah, rukun, dan adab-adabnya.
  • Hitung estimasi biaya – agar Anda punya target yang jelas.
  • Mulai menabung khusus umrah – meski kecil, asal konsisten.
  • Diskusikan dengan pasangan/keluarga – satukan niat bersama.

Dari sini, insyaa Allah jalan-jalan berikutnya akan lebih mudah Allah bukakan.

👉 Mulailah dari membaca Panduan Umrah untuk Pemula dan Panduan Biaya Umrah & Cara Menabung.
Dua langkah ini sudah cukup untuk membuat niat Anda bergerak menjadi rencana.

Tidak ada yang bisa menjamin kita akan sempat umrah “nanti”.
Tapi kita selalu bisa berusaha mempersiapkannya mulai hari ini.

Semoga Allah memudahkan setiap langkah Anda menuju Baitullah.
Jika Anda siap memulai, ayoumrah.com akan dengan senang hati menemani perjalanan itu—dari niat, ilmu, sampai berangkat insyaa Allah.

Artikel Lainnya